
Kenalan dengan kolam renang dan air. Dia masih ngebayangin kalau dia berada di tempat air minum yang gede. Jadi pernah dia mencoba untuk memimumnya. Tapi pada waktu pertama dia masuk ke kolam renang, dia agak takut. Tapi dicoba menjelaskannya, langsung saya masuk ke kolam. Dia mulai senyum.

Habis main air. Mulai dikenalkan dengan pelampung. Agar kalau dia jalan di air dia ada pegangannya. Beberapa kali dia hampir jatuh saat didalam kolam. Maklum gerakan kakinya melambat karena berat saat didalam air. Tetap saya tuntun mengitari kolam kecil itu.

Kalau capek istirahat dulu! Tapi emang dia tidak bisa diem dan masih penasaran. Maklum inilah pertama kalinya dia main air dikolam renang. Cape dech!!!...... nuntunnya. Beberapa lama diair. Dia mulai menyadari dan merasakan di air. Mulut hari ditutup, biar enggak masuk air. Terus kalau air masuk ke mulut langsung di keluarkannya.

Kerana tidak mau istirahat, cebur kembali ke kolam. Waktu diangkat, malah dia teriak. Ya, udah..... Dari berjalan di air. Mulai kakinya mengambang. Tapi kakinya terus bergerak.

Mungkin hampir 25 menit di dalam air. Dan aku juga udah capek banget karena terus menuntunnya. Pas diangkat, dia ngambek sejadi-jadinya. Bila dengan mandi air hangat ama tante. Dan sejak itu kalau ngomong kolam renang,.. dia udah tahu ngapain disana. Terus, kalau lihat VISTA... dia bersungut untuk kesana.